Memukau! Siswa SMP Minut Membawakan Tarian Tradisional Katrili dan Ampa Wayer
Keindahan budaya Sulawesi Utara kembali menjadi sorotan melalui penampilan memukau puluhan siswa SMP Negeri 4 Satu Atap Wori, Desa Lansa, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara. Dalam sebuah acara istimewa pada Selasa, 7 Oktober 2025, mereka membawakan dua tarian tradisional yang kaya makna, yaitu Katrili dan Ampa Wayer, yang berhasil memikat hati para penonton, termasuk General Manager Pelindo Regional 4 Manado.
Mengenal Tarian Katrili dan Ampa Wayer
Tarian Katrili merupakan tarian yang terinspirasi dari gaya tari Eropa, khususnya Portugis dan Spanyol, yang dahulu berpengaruh di wilayah ini. Gerakan gemulai dengan langkah yang pasti mencerminkan kedalaman sejarah dan keindahan budaya yang diwariskan secara turun-temurun.
Sementara itu, Ampa Wayer adalah tarian yang juga mencerminkan kekayaan tradisi lokal dari Nusa Utara dengan keunikan gerakan yang khas dan penuh semangat. Tarian ini menjadi sajian yang sempurna di penghujung acara, meninggalkan kesan mendalam bagi semua yang menyaksikan.
Acara Pelindo Mengajar dan Keistimewaan Penampilan Siswa
Penampilan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Pelindo Mengajar yang diadakan di SMP Negeri 4 Satu Atap Wori. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui interaksi langsung yang inspiratif antara Pelindo Regional 4 Manado dan pelajar setempat.
Para siswa tampil dalam seragam khusus yang dirancang sesuai dengan ciri khas dua tarian tersebut, menambah keunikan dan keindahan visual saat mereka menari. Ekspresi antusiasme dan energi yang terpancar dari setiap gerakan membuat suasana semakin hidup dan menyenangkan penonton.
Respon General Manager Pelindo Regional 4 Manado
Nurlayla Arbie, General Manager Pelindo Regional 4 Manado, terlihat sangat terkesima dengan penampilan siswa-siswa tersebut. Beliau bahkan mengungkapkan keinginannya untuk ikut bergabung menari bersama mereka, mengapresiasi keindahan dan keaslian tarian Katrili dan Ampa Wayer.