Jakarta Selatan (WARTASULAWESI) – Taman Margasatwa Ragunan secara resmi meluncurkan sebuah inovasi wisata malam yang dinamai Night at Ragunan Zoo pada Sabtu, 11 Oktober 2025. Program baru ini memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk merasakan pengalaman menyusuri kebun binatang di malam hari, menghadirkan suasana yang berbeda dan menarik, sekaligus menambah pilihan rekreasi edukatif bagi warga Jakarta dan sekitarnya.
Safari Malam dengan Buggy Golf Car: Pengalaman Eksklusif dan Unik
Safari malam di Ragunan bukan sekedar berkeliling seperti biasa. Pengunjung diwajibkan menggunakan kendaraan listrik khusus berupa buggy golf car dengan tarif Rp 250.000 per jam. Kebijakan ini diterapkan guna menjaga kenyamanan dan keamanan pengunjung, serta mengontrol akses ke area tertentu dalam taman margasatwa. Kendaraan ini membantu pengunjung mengamati satwa yang aktif dan berperilaku alami pada malam hari, seperti satwa nokturnal.
Keputusan untuk membatasi kunjungan pada hewan-hewan yang aktif di malam hari adalah sebuah langkah taktis. Sebab, beberapa jenis hewan tidak boleh diganggu pada saat malam hari demi menjaga kesejahteraan dan pola hidup mereka. Ini sesuai dengan prinsip konservasi dan manajemen satwa yang humanis.
Mengenal Ragunan Malam Hari dan Satwa Nokturnal
Night at Ragunan Zoo menyajikan ragam hewan malam yang memang memiliki pola aktivitas unik saat gelap mulai menyelimuti. Tidak semua pengunjung punya kesempatan untuk melihat sisi lain dari taman margasatwa yang biasanya ramai di siang hari. Ini adalah momen langka yang memberikan wawasan baru tentang perilaku hewan nokturnal yang bisa saja tidak terlihat atau terkesan misterius pada siang hari.
Untuk pembaca yang ingin mengetahui lebih jauh tentang hewan nokturnal, ada penjelasan lengkap di Wikipedia – Nokturnal. Hewan nokturnal adalah makhluk yang aktif pada malam hari dan beristirahat saat siang hari, sebuah adaptasi untuk berbagai tujuan seperti menghindari predator dan menghemat energi.
Keamanan dan Kenyamanan Pengunjung dalam Safari Malam
Kegiatan safari malam ini dilengkapi dengan berbagai protokol keamanan. Penggunaan kendaraan listrik tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga mengurangi kebisingan yang dapat mengganggu satwa. Penerangan yang disusun khusus memastikan jalur yang aman bagi pengunjung dan juga tidak mengacaukan pola aktivitas hewan malam.
Dengan sensasi berada di tengah alam liar pada malam hari, wisatawan dapat merasakan suasana yang berbeda dan edukasi langsung tentang konservasi lewat interaksi melihat hewan dalam habitatnya pada waktu aktifnya. Bagi yang pernah mengikuti program serupa atau tertarik dengan wisata alam, artikel sebelumnya mengenai Perdana Dibuka Malam Hari, Pengunjung Ragunan Minta Penerangan Diperbanyak dapat menjadi referensi tambahan.
Apakah Malam Hari di Ragunan Seru atau Seram?
Keseruan safari malam ini tentunya tergantung dari keingintahuan dan keberanian pengunjung. Ada sensasi keunikan melihat aktivitas satwa yang jarang terlihat, didukung oleh suasana malam yang menambah nuansa petualangan. Sementara bagi yang takut gelap atau kurang suka suasana sepi, mungkin akan merasakan sedikit sensasi ‘seram’ yang mendebarkan.
Kegiatan wisata ini punya potensi besar dalam mendukung edukasi lingkungan dan konservasi satwa. Ragunan dapat menjadi contoh pengelolaan taman margasatwa dengan konsep inovatif yang edukatif sekaligus menghibur.
Bagi yang tertarik mencoba Night at Ragunan Zoo, siapkan anggaran untuk menyewa buggy golf car dan nikmati sensasi baru wisata malam yang aman dan nyaman di ibukota.
Untuk informasi lebih lanjut tentang satwa dan habitatnya, Anda juga dapat membaca artikel terkait di Baru Perdana Buka Malam Hari, Jumlah Pengunjung Margasatwa Ragunan Capai 3.000 Orang.
Sumber: WARTASULAWESI, YouTube Channel resmi Kompascom Reporter on Location