Manado (WARTASULAWESI) – Sebuah pencapaian penting menandai kemajuan dunia pers di Indonesia Timur. Sebanyak 30 wartawan dari provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Gorontalo, dan Maluku Utara (Malut) resmi dinyatakan kompeten setelah melalui rangkaian Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang berlangsung ketat di Kota Manado pada tanggal 9 hingga 10 Oktober 2025.
Pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan di Manado
Uji Kompetensi Wartawan ini digelar selama dua hari penuh bertempat di Kantor Cabang Utama Bank SulutGo (BSG) yang beralamat di Jalan Sam Ratulangi, Manado. Proses ujian yang ketat dan menyeluruh ini menjadi tolok ukur utama dalam menentukan tingkat profesionalisme wartawan yang berperan penting dalam dunia jurnalistik.
Peserta dan Tahapan Ujian
Dari total 34 wartawan yang diundang, 32 orang hadir mengikuti ujian kompetensi. Komposisi peserta terdiri dari 3 perempuan dan 29 laki-laki. Uji kompetensi ini terdiri dari tiga jenjang penilaian, yaitu Muda, Madya, dan Utama, dengan rincian 25 peserta pada jenjang Muda, 5 peserta jenjang Madya, serta 2 peserta jenjang Utama.
Ketua Kelas UKW Tahun 2025, Ibnu Taufik Juwariyanto, menegaskan bahwa dari 32 peserta yang mengikuti, sebanyak 30 wartawan dinyatakan kompeten dan sisanya 2 orang belum memenuhi standar yang ditetapkan.
Signifikansi UKW dalam Meningkatkan Profesionalisme Pers
Keberhasilan 30 wartawan ini merupakan bukti konkret peningkatan mutu dan kualitas jurnalisme di kawasan Sulut, Gorontalo, dan Malut. Uji Kompetensi Wartawan adalah mekanisme yang diakui secara nasional untuk menguji kemampuan wartawan dalam menguasai teknik penulisan, etika jurnalistik, serta pemahaman terhadap tugas dan peran pers dalam masyarakat.
Menurut Wikipedia: Jurnalisme, kompetensi seorang wartawan tidak hanya dilihat dari kemampuan menulis, tapi juga integritas dan pemahaman mendalam akan standar etik profesi. UKW ini menjadi pintu gerbang untuk memastikan para wartawan tersebut telah memenuhi kriteria standar Dewan Pers.
Dengan meningkatnya kompetensi wartawan, diharapkan kualitas pemberitaan semakin objektif serta mampu memberikan informasi yang akurat dan berimbang, yang pada akhirnya memperkuat demokrasi dan tata kelola pemerintahan melalui publikasi berita.
Relevansi dan Tautan Internal
Peristiwa ini sangat relevan dengan topik-topik terkait profesionalisme dan tata kelola pemerintahan yang pernah dibahas sebelumnya di situs kami, seperti dalam berita tentang mutasi pejabat militer oleh Panglima TNI. Penguatan integritas dan kompetensi wartawan menjadi salah satu indikator positif dalam transparansi dan akuntabilitas yang didorong dalam pemerintahan.
Selain itu, bagi pembaca yang tertarik memahami standar kualitas pers, dapat melihat artikel kami sebelumnya mengenai peran wartawan dalam mengangkat isu-isu terkini dan sensitif yang memerlukan profesionalisme tinggi.
Kesimpulan
UKW 2025 di Manado adalah momentum penting untuk memperkuat kualitas wartawan di wilayah Indonesia Timur, khususnya Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara. Dengan 30 wartawan dinyatakan kompeten, publik dapat menaruh kepercayaan lebih tinggi pada informasi yang mereka sajikan, yang pada akhirnya berkontribusi pada penguatan demokrasi dan pelayanan publik yang transparan.
Peningkatan kualitas SDM jurnalis ini menunjukan bahwa integritas dan profesionalisme menjadi pondasi utama dalam dunia pers yang sehat dan bertanggung jawab. Kegiatan UKW sebagai standar nasional harus terus didukung dan dijadikan acuan bagi pengembangan karier wartawan di seluruh Indonesia.
Sumber: WARTASULAWESI, YouTube Channel resmi Tribunnews Manado