Jakarta (WARTASULAWESI) – Pada Jumat, 28 November 2025, Stadion Utama Gelora Bung Karno di Senayan dipenuhi oleh 4.500 suporter PSIM Yogyakarta yang datang khusus untuk mendukung tim kesayangan mereka dalam laga menghadapi Persija Jakarta. Ini menjadi perjumpaan yang ditunggu-tunggu setelah 18 tahun, di mana kedua kelompok suporter, PSIM dan Jakmania, akhirnya bertemu kembali di kompetisi kasta utama sepak bola Indonesia.
Suporter PSIM Hadir dengan Harapan Besar
Suasana di SUGBK begitu hidup, dipenuhi semangat dari suporter PSIM. Fajar, salah satu perwakilan suporter PSIM yang hadir mengungkapkan kebahagiaannya atas kesempatan ini. Setelah lama berkiprah di kasta kedua, PSIM kini kembali berhadapan dengan Persija, sekaligus menyambut pertemuan dengan Jakmania, yang dianggap sebagai saudara lama.
“Rombongan kami sekitar 30 orang. Kami sangat senang, setelah 18 tahun berada di kasta kedua, akhirnya PSIM bisa kembali ke kasta pertama dan bertemu lagi dengan Persija serta saudara kami, Jakmania,” ujar Fajar di tengah atmosfer penuh kehangatan.
Momen Perjumpaan dan Solidaritas di Luar Lapangan
Bertemu kembali setelah hampir dua dekade tentu menjadi momen emosional bagi kedua kelompok suporter. Fajar menegaskan bahwa keberadaan Jakmania dan PSIM lebih dari sekadar rival di lapangan; mereka adalah